Mengenal Bahasa Cina

Bahasa Tahukah Anda Bahasa Cina? Bahasa Cina adalah bahasa yang pertama kali digunakan oleh Bangsa Han di Cina. Bahasa ini membentuk salah satu dari dua cabang bahasa keluarga Sino-Tibet. Mengingat bangsa Cina adalah yang terbesar di dunia, bahasanya dipertuturkan oleh seperlima populasi dunia atau lebih dari satu miliar orang. Bahasa Cina yang digunakan bervariasi, sesuai dengan dialek-dialek tertentu.

Terdapat beberapa dialek dalam Bahasa Cina yang diklasifikasikan menurut wilayah-wilayah utama di Cina. Dialek-dialek yang paling banyak digunakan adalah Mandarin (oleh sekitar 850 juta orang), Wu (90 juta orang). Kanton/Yue (70 juta orang), dan Min (50 juta orang).

Penggunaan Dialek-dialek

Bahasa Mandarin standar (Putonghua/Guoyu/Huayu) berasal dari bentuk Bahasa Cina lisan, yang berdasarkan dialek Beijing. Bahasa Cina Mandarin yang sering disebut Guanhua ini adalah bahasa resmi yang digunakan di Republik Rakyat Cina (Republik Rakyat Tiongkok) dan Taiwan. Selain itu, Mandarin juga telah ditetapkan sebagai salah satu dari empat bahasa resmi di Singapura.

Bahasa Mandarin juga dijadikan sebagai salah satu dari enam bahasa resmi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB/United Nations) yang bermarkas di New York, Amerika Serikat.

Bahasa Kanton yang umum sangat dominan di Provinsi Guangdong dan komunitas-komunitas Kanton di luar negara Cina. Kanton juga dijadikan sebagai salah satu bahasa resmi di Hongkong (berdampingan dengan Bahasa Inggris) dan di Macau (berdampingan dengan Bahasa Portugis).

Sementara, Bahasa Min Nan, salah satu bagian dari grup Bahasa Min, banyak dipertuturkan di wilayah selatan Fujian yang bertetangga dengan Taiwan, dan di beberapa negara Asia Tenggara (Min Nan dikenal sebagai dialek Hokkian di Singapura, Malaysia, dan Indonesia).

Tinjauan Tentang Bahasa

Para ahli bahasa mengelompokkan berbagai jenis bahasa lisan yang digunakan masyarakat Cina sebagai bagian dari keluarga Bahasa Sino-Tibetan yang berasal dari Proto-Sino-Tibetan. Bahasa Cina diyakini melewati beberapa fase sebelum sampai kepada bentuk yang modern, yaitu lama atau kuno dan pertengahan.

Bahasa Cina lama, yang sering disebut “Bahasa Cina Purba”, adalah bahasa yang umum digunakan selama masa awal dan pertengahan Dinasti Zhou. Buktinya, terdapat pada kalimat-kalimat yang diukir dalam artefak-artefak perunggu dan tertulis pada beberapa naskah kuno.

Bahasa Cina pertengahan adalah bahasa yang digunakan selama kekuasaan Dinasti-dinasti Selatan dan Utara, serta Dinasti Sui, Tang, dan Song. Bahasa Cina pertengahan bisa dibagi ke dalam periode awal (yang terlihat pada buku puisi Qieyun) dan periode akhir (yang terlihat pada buku puisi Guangyun).

Perkembangan bahasa ini sejak zaman prasejarah hingga masa kini cukup kompleks. Namun, pada pertengahan abad ke-20, baik di Republik Rakyat Cina dan Taiwan (tetapi tidak di Hongkong), dibentuk sistem pembelajaran bahasa dalam bentuk Mandarin Standar. Sebagai hasilnya, kini Mandarin banyak dituturkan oleh kaum muda maupun setengah baya di Cina daratan maupun Taiwan.

Pengaruh

Sejarah budaya dan politik bangsa Cina cukup berkaitan dengan Korea dan Jepang. Sehingga, bahasanya pun mendapat banyak pengaruh dari kedua negara tersebut. Baik Korea maupun Jepang sama-sama mempunyai sistem penulisan yang memakai huruf-huruf Cina (Hanzi), yang disebut Hanja di Korea dan Kanji di Jepang.

Kesamaan dalam penulisan juga ditemukan dalam Bahasa Vietnam. Bedanya, dalam hal ini, Bahasa Vietnam lah yang mendapat pengaruh dari Bahasa Cina, di mana kaum-kaum elit Vietnam pada abad ke-14 banyak yang mendapat pendidikan dari Cina.

Tinggalkan komentar

Filed under Bahasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s