Lebih Mengenal Bahasa Indonesia

Bahasa Tahukah Anda Bahasa Indonesia? Bahasa Indonesia termasuk salah satu jenis pelajaran yang diujikan sebagai penentu kelulusan siswa saat Ujian Akhir Nasional. Banyak yang menganggap mata pelajaran ini adalah salah satu pelajaran yang mudah dan sepele. Salah satunya karena pelajaran ini mempelajari materi yang menjadi bahasa keseharian seseorang dalam berkomunikasi.

Akibatnya, banyak siswa yang kurang memiliki persiapan dalam pelajaran bahasa Indonesia ini. Berbeda dengan materi pelajaran lain seperti matematika, yang dianggap sebagai momok. Sehingga persiapan dalam menghadapi ujian untuk mata pelajaran matematika pun seakan dilakukan dengan istimewa. Padahal, semua mata pelajaran yang menjadi materi ujian kelulusan sebenarnya memiliki bobot kesulitan yang sama antara satu dan lainnya.

Inilah mengapa, dalam beberapa kali pelaksanaan ujian nasional, nilai ujian siswa untuk materi bahasa Indonesia sangat rendah. Bahkan, ada beberapa siswa yang pada akhirnya harus dinyatakan gagal dan tidak lulus ujian karena nilai bahasa Indonesia mereka tidak memenuhi syarat nilai minimal kelulusan.

Selain karena banyak yang meremehkan tentang pelajaran bahasa Indonesia, di sisi lain penguasaan bahasa nasional ini di kalangan siswa juga mulai berkurang. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kini mulai banyak ditinggalkan.

Kata-kata baku yang seharusnya dipahami dan dikuasai, justru dianggap sebagai bahasa yang asing di kalangan siswa. Salah satu contohnya adalah kata “senyampang”. Banyak siswa yang tidak tahu arti dari kata “senyampang” tersebut. Mereka justru lebih akrab menggunakan kata “mumpung” yang sebenarnya adalah kata serapan dari bahasa Jawa.

Hambatan Bahasa Indonesia

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab berkurangnya pengguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di kalangan siswa. Beberapa di antaranya adalah :

  1. Maraknya penggunaan bahasa gaul yang sering digunakan di media seperti pesan singkat telepon genggam. Secara tidak langsung, hal ini berpengaruh pada penguasaan bahasa Indonesia seorang siswa.
  2. Tayangan sinetron di televisi yang banyak menggunakan bahasa tidak baku. Pengaruh televisi diakui sangat efektif dalam menanamkan dan mengubah perilaku seseorang, termasuk dalam mempengaruhi pola berkomunikasi dan berbahasa.
  3. Tren penggunaan bahasa campuran yang diilhami dari perilaku tokoh masyarakat seperti artis. Salah satunya adalah penggunaan bahasa Indonesia yang dicampur dengan bahasa Inggris, yang bertujuan agar seseorang dianggap modern.
  4. Rendahnya minat siswa dalam membaca. Hal ini karena pengaruh teknologi, sehingga kini siswa lebih senang menghabiskan waktu mereka untuk menikmati permainan komputer maupun game online.

Tinggalkan komentar

Filed under Bahasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s