Ekonomi Adalah Dasar Ilmu Manajemen

Ekonomi Tahukah Anda Ekonomi Adalah Dasar Ilmu Manajemen? Harga kebutuhan bahan pokok terus melambung. Mendekati hari raya tertentu, ketika semakin banyak permintaan barang, harga pun semakin melambung. Masyarakat gelisah, pemerintah resah, dan stabilitas negara seolah berada pada ambang pasrah.

Ini yang biasa terjadi pada pola pergerakan ekonomi yang sudah menjadi bagian dari sosial masyarakat. Tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Ekonomi menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan kita.

Ekonomi adalah cabang ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, konsumsi, dan juga termasuk di dalamnya pertukaran barang dan jasa.

Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani, oikos, yang artinya ‘rumah tangga atau keluarga’, dan nomos, yang artinya ‘peraturan atau hukum’. Bila ditinjau dari kedua arti tersebut, ekonomi berarti manajemen atau aturan rumah tangga.

Adam Smith, seorang filsuf kebangsaan Skotlandia dan pelopor ilmu ekonomi modern pada abad ke 18, melalui bukunya The Wealth of Nations, telah mengembangkan ekonomi tersebut menjadi disiplin ilmu yang sistematis dan dapat berdiri sendiri.

Buku ini berpengaruh besar dalam sejarah perkembangan industri dan perdagangan di Eropa serta dasar-dasar perkembangan perdagangan bebas dan kapitalisme.

Motif dan Tindakan Ekonomi

Dalam melakukan suatu hal, manusia memiliki tujuan atau motif. Begitu juga dengan ekonomi. Motif ekonomi yang dilakukan manusia terbagi dalam dua aspek.

  • Motif intrinsik, tindakan ekonomi yang dilakukan berdasarkan kemauan sendiri.
  • Motif ekstrinsik, tindakan ekonomi yang dilakukan berdasarkan faktor luar, seperti dorongan dari orang lain dan lingkungan.

Secara praktis, motif ekonomi terjadi karena adanya keinginan untuk memenuhi kebutuhan, memperoleh keuntungan, memperoleh kekuasaan, memperoleh penghargaan, dan motif sosial seperti menolong sesama.

Tindakan ekonomi merupakan manifestasi dari motif yang sedemikian rupa terbentuk di tengah-tengah masyarakat. Usaha yang dilakukan untuk memenuhi motif ekonomi ini dipilih yang paling menguntungkan.

Sebagai contoh, zaman dahulu, manusia mencari makanannya dengan berburu atau mengambil langsung dari alam. Sekarang, mereka bekerja untuk mencari uang, kemudian uang tersebut dipakai untuk membelanjai kebutuhan hidupnya.

Secara garis besar, tindakan ekonomi terdiri dari dua aspek.

  • Tindakan ekonomi rasional, usaha yang dilakukan dengan berlandaskan pada pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
  • Tindakan ekonomi irasional, usaha yang dilakukan dengan berlandaskan pada pilihan yang paling menguntungkan, namun kenyataannya tidak demikian.

Dalam melakukan tindakan ekonomi, diperlukan pedoman atau prinsip yang terkandung di dalamnya, yaitu dengan pengorbanan tertentu dapat diperoleh hasil yang maksimal.

Tinggalkan komentar

Filed under Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s