Otak Tengah pada Otak Manusia

Psikologi Tahukah Anda Otak Tengah? Keberadaan otak kanan dan otak kiri manusia sudah terkenal sejak lama. Kedua sisi otak manusia itu memiliki fokus yang berbeda. Jika otak kanan fokus terhadap hal-hal yang bersifat kreatif, otak kiri lebih fokus pada hal-hal yang sifatnya pasti atau eksakta. Lalu, bagaimana dengan otak tengah? Artikel ini akan memaparkan seputar otak tengah.

Daya Guna Otak Tengah

Pendayagunaan otak tengah baru mulai marak beberapa tahun belakangan. Otak tengah mulai mendapat perhatian ketika sebuah penemuan mengatakan bahwa otak tengah berpengaruh pada tingkat kejeniusan manusia.

Secara ilmu biologi, otak tengah manusia atau midbrain dalam bahasa Inggris merupakan bagian terkecil dari otak manusia. Otak tengah memiliki fungsi sebagai stasiun dari semua informasi pendengaran dan penglihatan. Otak tengah juga berfungsi sebagai sistem saraf pusat untuk mengontrol penglihatan, pendengaran, motorik, keadaan tidur atau bangun, gairah atau kewaspadaan dan penagturan suhu dalam tubuh manusia.

Anatomi otak tengah terdiri atas tectum, tegmentum, mesocoelia ventrikular, dan peduncles otak. Secara posisi, otak tengah terletak di bawah korteks serebral, dan di atas bagian otak belakang. Pada otak tengah terdapat apa yang disebut nukleus merah atau red nucleus dan subsatantia nigra. Kedua bagian pada otak tengah itu memiliki fungsi sebagai pengatur gerakan badan.

Otak Tengah dan Anak-anak

Melihat manfaat dan fungsi yang dibawa oleh otak tengah, pemberdayaan otak tengah mulai marak. Khususnya para orang tua, mereka ingin anaknya tumbuh dengan kemampuan otak tengah yang luar biasa. Setidaknya, menyeimbangkan antara otak tengah, kanan, dan kiri.

Berita mengenai betapa otak tengah banyak memberikan manfaat dalam hidup manusia sudah disadari lebih dulu oleh masyarakat yang berada di beberapa negara seperti Jepang, Rusia, dan Tibet. Keutamaan yang didapat ketika otak tengah dapat dioptimalkan membuat orangtua di negara-negara itu ramai-ramai “mengaktifkan” otak tengah sang anak melalui beberapa cara.

Di setiap negara, cara mengaktifkan otak tengah berbeda-beda. Masyarakat Tibet percaya bahwa otak tengah dapat diaktifkan melalui meditasi. Meditasi tersebut sebenarnya adalah sarana untuk membangkitkan gelombang Alpha yang ada pada otak manusia. Gelombang Alpha itulah yang kemudian dipercaya dapat mengaktifkan otak tengah manusia.

Mengaktifkan otak tengah untuk anak usia sekolah merupakan temuan terbaru dalam bidang pendidikan. Jika selama ini anak-anak memanfaatkan dua sisi otak yang dimilikinya, yaitu kiri dan kanan, maka dengan pelatihan yang serius otak tengah yang mereka miliki bisa dimanfaatkan.

Penggunaan otak kanan dan otak kiri terkadang tidak seimbang. Anda mungkin pernah menemui anak yang pintar dalam matematika tapi malu ketika harus membaca puisi di depan kelas, atau ada juga anak yang pintar menggambar tapi lemah dalam mata pelajaran matematika. Anak seperti itu berarti memiliki ketidakseimbangan dalam pemanfaatan otak yang dimilikinya. Pemanfaatan otak tengah pun hadir sebagai penyeimbang.

Membuat otak tengah anak menjadi aktif merupakan satu penemuan fenomenal dalam dunia pendidikan. Seorang anak yang otak tengahnya sudah diaktifasi akan berkemampuan lebih dibanding anak yang otak tengahnya masih belum “diaktifkan”.

Kemampuan yang paling dapat dilihat secara nyata dan langsung dari seorang anak yang otak tengahnya sudah dalam keadaan aktif adalah anak tersebut bisa melakukan apapun dalam keadaan mata tertutup. Anak tersebut bisa menebak warna, membaca buku, dan berjalan dengan keadaan mata tertutup.

Mengaktifkan otak tengah tentu memerlukan pelatihan. Dalam tahap pelatihan lebih lanjut, seorang anak dapat memrediksi apapun. Dia bisa menerka benda yang ada dalam kotak, melihat benda di balik tembok, dan kemampuan-kemampuan prediksi lain. Kemampuan memrediksi ini terkesan seperti menggunakan ilmu gaib, tapi hal ini sama sekali tidak terjadi.

Hal ini disebabkan karena munculnya gelombang Alpha dalam otak anak. Gelombang Alpha adalah gelombang dalam otak manusia yang hadir saat manusia dalam keadaan tenang dan saat manusia merasa paling kreatif. Gelombang ini biasanya akan muncul ketika sesaat setelah bangun tidur atau berendam di bak mandi.

Gelombang Alpha tersebutlah yang memancing agar otak tengah aktif. Gelombang itu akan membentuk seperti radar dan kemudian mengirimkan kembali sinyal ke otak, sehingga anak bisa melihat meskipun dalam keadaan mata tertutup. Gelombang tersebut pada dasarnya hanya terletak di bawah hidung. Oleh karena itu, benda yang bisa dideteksi atau yang diprediksi adalah benda-benda yang berada di bawah hidung.

Keajaiban Otak Tengah

Pelatihan mengenai aktivasi otak tengah di Jakarta dan di kota-kota besar lainnya, akhir-akhir ini sering dilakukan. Anak yang otak tengahnya sudah diaktifkan bisa menggambar dengan mata tertutup, menebak kartu, membaca, bahkan mengendarai sepeda dengan mata tertutup. Hal ini sebenarnya wajar-wajar saja karena berdasarkan ilmu pengetahuan, manusia mampu melihat dengan otak bukan dengan mata. Mata hanya sebatas jendela dari otak. Jadi, otak tengah itu berperan besar dalam kaitannya dengan indera manusia.

Awalnya, metode pangaktifan otak tengah diperkenalkan di Indonesia oleh Doni Satya, Master Franchise Genius Mind Consultancy Indonesia. Doni mengatakan bahwa otak tengah adalah jembatan antara otak kanan dan otak kiri. Jika otak tengah aktif, tentu akan memaksimalkan fungsi otak kanan dan otak kiri.

Saat ini, manusia hanya mampu memaksimalkan fungsi otaknya sekitar 1-5 persen. Bahkan, seorang ilmuwan jenius bernama Albert Eistein hanya memakai 10 persen dari seluruh fungsi otaknya. Jadi, masih ada 90 persen sisa misteri otak yang menarik untuk diteliti lagi.

Sebuah tayangan televisi pernah menghadirkan seorang wanita yang mampu mengingat peristiwa setiap hari dalam hidupnya sejak berusia lima tahun. Wanita tersebut mampu menceritakan kejadian apa saja yang dialaminya ketika berumur 8 tahun dengan lengkap. Wanita ini benar-benar mampu mengingat semua urutan kejadian selama bertahun-tahun dalam otaknya.

Mengapa hal ini bisa diakukan? Memang ada bagian tertentu di dalam fungsi otak manusia yang memungkinkan hal tersebut. Tapi, pada umumnya manusia, bagian tersebut tidak berfungsi.

Bagaimana dengan fungsi otak tengah? Ada banyak sekali manfaat bila otak tengah diaktifkan, seperti dapat meningkatkan kemampuan memori, kreativitas, menyeimbangkan hormon, konsentrasi, menstabilkan emosi, dan membentuk karakter positif.

Aktivasi otak tengah tidaklah merupakan suatu yang berhubungan dengan supranatural atau magis karena aktivasi otak tengah dilakukan dengan cara ilmiah. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, aktivasi otak tengah banyak mamanfaatkan gelombang otak Alpha. Gelombang otak ini yaitu gelombang otak yang muncul ketika dalam keadaan rileks dan dominan saat bangun tidur, bahkan ketika berendam air panas di bathtub. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Archimedes menemukan hukum Archimedes pada saat mandi.

Otak tengah yang sudah teraktivasi akan mengeluarkan gelombang otak seperti radar sehingga pemiliknya bisa melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Latihan aktivasi otak tengah yang rutin akan membuat anak menjadi lebih kuat lagi dan bisa melihat benda yang berada lebih tinggi lagi. Bisa juga mendeteksi sampai 360 derajat. Artinya, anak-anak tersebut mampu mendeteksi benda di semua arah.

Tinggalkan komentar

Filed under Psikologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s