Penulisan Sejarah

Sejarah Tahukah Anda Penulisan Sejarah? Sejarah adalah suatu peristiwa yang terjadi di masa lalu yang terkadang punya pengaruh pada kehidupan masa kini dan mungkin pada masa yang akan datang. Agar suatu kejadian masa lalu bisa diketahui oleh masyarakat sekarang atau generasi yang akan datang, maka diperlukan data. Kegiatan pengumpulan data pada beberapa kejadian atau peristiwa ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah lewat penulisan sejarah.

Penulisan sejarah itu sangat penting, terutama bagi generasi sekarang dan yang akan datang. Karena dari sejarahlah kita bisa mendapat pelajaran yang sangat berguna untuk menjalani kehidupan di masa kini maupun untuk besok. Dari sebuah sejarah yang bagus kita bisa menirunya, kemudian dari sejarah yang kelam kita bisa berusaha untuk menghindari agar sejarah tersebut tidak akan terulang lagi.

Teknik Penulisan Sejarah

Membuat tulisan sejarah itu bukan pekerjaan yang gampang. Semua penulis atau ahli sejarah pasti ingin buku sejarah yang ditulisnya mampu menggambarkan kejadian masa lalu secara lengkap dan detail. Namun keinginan tersebut tidak mungkin bisa dipenuhi. Karena cerita sejarah yang ditulisnya selalu ada yang kurang sehingga perlu perbaikan lagi. Ini terjadi secara terus menerus. Apalagi bila dari masing-masing ahli sejarah itu punya pendapat yang berlainan terhadap suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau.

Namun meski ada perbedaan pendapat, itu bukan berarti setiap penulis buku sejarah boleh memberi tafsiran sesuai dengan pendapat pribadi dari penulis itu. Ada suatu prinsip atau aturan yang memberi batas terhadap kebebasan penulis untuk memberi pendapat. Karena pendapat yang ditulisnya tetap harus berdasarkan fakta kejadian yang sebenarnya. Ini bisa diketahui dengan cara mencari informasi sebanyak mungkin sehingga sejarah yang mau ditulis bisa teruji kebenarannya. Jadi tidak boleh mengandalkan isu atau dugaan saja.

Tata Cara Penulisan Sejarah

Ketika mau menulis buku sejarah, kita perlu memerlukan tahapan-tahapan yang harus dilakukan secara berurutan dan tidak boleh ada satupun yang dilewati. Tujuannya agar hasil penulisan sejarah itu bisa menjadi buku yang isinya bukan saja lengkap, namun juga sesuai dengan fakta yang terjadi sebenarnya. Ini sekaligus untuk menghindari kesalahan karena bisa bercampur dengan dugaan atau sekadar pendapat yang bersifat subyektif saja.

Tahapan-tahapan tersebut meliputi :

  1. Heuristik

    Yaitu tahap permulaan di mana seorang penulis sejarah sebelum mulai menulis harus melakukan pencarian data yang sesuai dengan tema yang mau diteliti dan akan dibuat dalam bentuk tulisan atau buku.

  2. Kritik

    Yaitu tahap yang dilakukan setelah menemukan banyak data dan sumber-sumber informasi yang berhubungan tulisan sejarah yang mau dibuat. Pada tahap ini penulis harus dapat melakukan pemisahan antara sumber yang memang betul-betul bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya dan sumber lain yang dalam mengungkap suatu fakta masih meragukan.

  3. Historiografi

    Setelah melakukan penyaringan data, maka proses penulisan sejarah memasuki tahap akhir atau yang disebut dengan hitoriografi. Yaitu mulai membuat tulisan. Pada tahap ini penulis buku sejarah juga harus melalui tiga tahap lagi, yaitu : penafsiran atau sering disebut interpretasi, kemudian penjelasan atau eksplanasi dan yang terakhir adalah penyajian atau ekpose.

Tinggalkan komentar

Filed under Sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s